• Jumat, 7 Oktober 2022

Keganasan Kapal Amfibi yang di kembangkan oleh HII atau Huntington Ingalls Industries

- Rabu, 29 Juni 2022 | 17:13 WIB
HII mengembangkan sistem peluncuran dan pemulihan tak berawak untuk kapal amfibi (Defense News)
HII mengembangkan sistem peluncuran dan pemulihan tak berawak untuk kapal amfibi (Defense News)

Seputarmiliter.com - Info seputar teknologi militer luar negri dari HII atau Huntington Ingalls Industries adalah perusahaan pembuat kapal militer terbesar di Amerika Serikat serta penyedia layanan profesional untuk mitra di pemerintahan dan industri. 

HII sudah menyatukan kepiawaiannya dalam membuat kapal dan kapal tidak berawak untuk membuat mekanisme penyeluncuran dan rekondisi yang memungkinkannya armada amfibi Angkatan Laut AS berperan sebagai kapal induk tidak berawak.

Kapal amfibi akan tumbuh sangat membahayakan saat tehnologi tidak berawak makin masak, Komandan Korps Marinir Jenderal David Berger menjelaskan pada beberapa pertemuan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Produsen Kendaraan Militer sedang mencoba Angkatan Darat Eropa dengan kendaraan hibrida dan listrik

Lawan tidak bisa menyaksikan ke dek sumur intern kapal, ucapnya, biarkan menerka senjata atau basis apa yang telah ada di dalamnya.

HII membuat kapal amfibi di Galangan Kapal Ingalls dan membuat kapal tidak berawak lewat seksi Mission Technologies yang baru ganti nama.

Dan saat ini pembikin kapal Amerika mempunyai mekanisme arketipe yang hendak memasang ke-2 nya, karena project riset dan peningkatan intern yang sukses didemonstrasikan pada kapal alternatif di Sungai Pascagoula pada 8 Juni, launching informasi perusahaan menjelaskan Senin.

Baca Juga: Setelah tur teknologi di AS, kepala Angkatan Laut Prancis menyoroti minat kapal tak berawak

Mekanisme ini pada intinya ialah cradle pintar: Pelaut dan Marinir bisa berisi kendaraan bawah air tidak berawak besar ke cradle dari dalam dek sumur, menebarkannya ke belakang dek sumur yang banjir, melepas UUV untuk tugasnya, dan bekerjasama dengan drone untuk diamankan kembali diakhir misi.

Halaman:

Editor: Acep Maulana Yusup

Sumber: defencenews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X