• Jumat, 7 Oktober 2022

Tahun Lalu, CSBA Mengatakan Angkatan Darat Mampu Membeli Kedua Varian FVL. Apa Yang Berubah Sejak itu?

- Minggu, 19 Juni 2022 | 21:35 WIB
Angkatan darat mampu membeli  kedua Future Long Range Assault Aircraft  (Tangkapan layar (breakingdefense.com))
Angkatan darat mampu membeli kedua Future Long Range Assault Aircraft (Tangkapan layar (breakingdefense.com))

SEPUTAR MILITER - Tim Lintas Fungsional Pengangkatan Vertikal Masa Depan menggunakan UH-60 Blackhawk sebagai pengganti untuk Peluncur Efek Modularnya. (Courtesy dari FVL CFT)

Pada pertengahan 2021, sebuah laporan tentang Pengangkatan Vertikal Masa Depan (FVL) oleh Pusat Penilaian Anggaran Strategis (CSBA) membuat percikan ketika merinci angka-angka untuk program tersebut dan menentukan bahwa Angkatan Darat mampu membeli kedua Future Long Range Assault Aircraft (FLRAA) dan Future Attack Reconnaissance Aircraft (FARA).

Sejak penerbitan laporan tersebut, banyak yang telah berubah di dunia mulai dari inflasi hingga kekurangan rantai pasokan hingga serangan Rusia terhadap Ukraina.

Baca Juga: Pesawat Tempur Siluman Su-57 Rusia Mungkin Berada di Ujung Batas

Christopher Bassler, rekan senior di CSBA, adalah penulis utama laporan tersebut berjudul Hidup Sesuai Kemampuan, Meninjau Kembali Akuisisi dan Keterjangkauan Pertahanan, Studi Kasus Program Pengangkatan Vertikal Angkatan Darat di Masa Depan dan dia berbicara dengan Breaking Defense tentang bagaimana temuan laporan tentang keterjangkauan FVL telah berkembang mengingat peristiwa ekonomi dan geopolitik di seluruh dunia saat ini.

Chris Bassler adalah rekan senior di Pusat Penilaian Strategis dan Anggaran. Melanggar Pertahanan, Laporan Anda tentang keterjangkauan FVL terkenal karena mengatakan Angkatan Darat mampu membeli FLRAA dan FARA.

Apa, jika ada, yang berubah sejak saat itu mengenai keterjangkauan dan biaya siklus hidup mengingat tantangan rantai pasokan dan inflasi yang berkelanjutan? Apakah Anda yakin bahwa semua poin yang Anda buat terkait keterjangkauan masih valid dan terkini?

Baca Juga: Azerbaijan dan Turki Menonton Perang Ukraina oleh Putin dari Dekat

Pembasah, Masalah rantai pasokan yang berulang di seluruh basis industri pertahanan, apalagi dunia, kemungkinan besar akan terus menjadi tantangan untuk sementara waktu. Dan kompleksitas tambahan dari inflasi jelas merupakan bagian penting darinya.

Halaman:

Editor: Riko Iskandar,S.Pd.I

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah Alutsista Yang Dimilik Indonesia

Senin, 25 April 2022 | 02:44 WIB

Drone Andalan Milik Indonesia Elang Hitam

Minggu, 24 April 2022 | 01:19 WIB

Terpopuler

X